Jakarta - Dinas Kesehatan DKI Jakarta mengonfirmasi 421 kasus baru Covid-19, berdasarkan hasil tes Polymerase Chain Reaction (PCR). Sementara hasil tes swab antigen terdapat 45 kasus positif.
Kepala Bidang Pencegahan dan Pengendalian Penyakit, Dinas Kesehatan Provinsi DKI Jakarta, Dwi Oktavia, mengatakan, pelacakan kasus Covid-19, Pemprov DKI melakukan dua metode tes yaitu usap PCR dan antigen.
"Untuk tes PCR hari ini dilakukan terhadap 4.361 orang dengan hasil 421 positif Covid dan 3.940 negatif. Sedangkan tes usap antigen dilakukan terhadap 2.735 orang dengan hasil 45 positif dan 2.690 negatif," rinci Dwi, Senin (17/5).
Untuk rate tes PCR total per 1 juta penduduk sebanyak 362.194. Kemudian, dalam satu pekan terakhir jumlah orang yang dites PCR sebanyak 39.113 orang
"Adapun jumlah kasus aktif di Jakarta naik 147 kasus menjadi 7.293 (orang yang masih dirawat/ isolasi)," ungkapnya
Sedangkan, jumlah kasus konfirmasi secara total di Jakarta sampai hari ini sebanyak 419.629 kasus.
Dwi menegaskan, hasil tes antigen positif di Jakarta tidak masuk dalam total kasus positif karena semua dikonfirmasi ulang dengan PCR.
Dari jumlah total kasus positif, total orang dinyatakan telah sembuh sebanyak 405.229 dengan tingkat kesembuhan 96,6 persen dan total 7.107 orang meninggal dunia dengan tingkat kematian 1,7 persen, sedangkan tingkat kematian Indonesia sebesar 2,8 persen.
Untuk positivity rate atau persentase kasus positif sepekan terakhir di Jakarta sebesar 8,4 persen, sedangkan persentase kasus positif secara total sebesar 10,9 persen. WHO juga menetapkan standar persentase kasus positif tidak lebih dari 5 persen.
Baca Juga : Seorang Ibu yang Memaki Kasar Petugas Penyekatan di Sukabumi Meminta Maaf






Tidak ada komentar:
Posting Komentar